post image
KOMENTAR
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian diganjar gelar Datok Perdana Satria Wangsa.

Gelar khusus tersebut diterima alumni Akpol 1987 itu, diberikan oleh Majelis Agung Istiadat Penganugerahan Darjah Kebesaran Kerajaan Riau-Lingga, saat berkunjung ke Kepulauan Riau, Sabtu (21/1).

"Saya merasa mendapat berkah. Karena Kerajaan Riau-Lingga Sangat besar. Sehingga membentuk rumpun Melayu," ujar Tito usai menerima gelar tersebutdi Balai Adat Indra Perkasa, Pulau Penyengat, Kepulauan Riau.

Pihak Kerajaan Riau-Lingga, memiliki pertimbangan khusus terkait pemberian gelar kehormatan tertinggi perorangan tersebut kepada Tito.

Mengingat, institusi Polri di bawah kepemimpinan Tito dinilai telah berhasil menekan tindak pidana korupsi, narkoba, pungli dan jenis kejahatan lainnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga dianggap berjasa karena meningkatkan Tipologi Polda Kepri, dari Tipe B menjadi A.

Termasuk, mendirikan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) di Tanjungbatu Kepri. Kemudian, ada banyak putra-purti Kepri yang direkrut menjadi anggota Kepolisian.

Serta, Tito merupakan putra Indonesia terbaik dari rumpun Bangsa Melayu di institusi Polri.

Pemberian gelar itu merupakan istiadat yang sudah dilakukan secara turun temurun dan melewati prosesi adat.

Sehingga, eks Kepala BNPT tersebut juga diwajibkan menjalani prosesi penyematan selempang, medali, keris dan tanjak, serta pemberikan piagam penganugrahan oleh Duli Yang Amat Mulya, Seri Paduka Baginda Yang Dipertuan Besar Tengku Husein Ibni Tengku Saleh Damnah Lingga.

Bahkan, usai menjalani prosesi penyerahan gelar, Tito diarak menggunakan becak motor yang disaksikan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Walikota Tanjungpinang, Raja Mansur dan Ketua Lam Kepri Abdul Razak. [hta/rmol]



LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel