post image
KOMENTAR
Di saat para warga jalan Danau Belida, Lingkungan lll, kelurahan Sumber Karya, Binjai Timur, sedang istirahat dan nyenyak tidur di waktu malam hari, tiba tiba mereka di kagetkan dengan banyaknya kepulan asap diiringi dengan adanya api yang membakar usaha milik salah seorang warga sekitar, Rabu (1/2) Dinihari sekira pukul 02.00 WIB.

Hanafi (56), salah seorang warga sekitar yang tempat usaha meubelnya harus rata dengan tanah setelah di lumat si jago merah, hanya mampu terdiam dan pasrah setelah usahanya harus habis dalam sekejap saja.

Warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun karena api yang terus berkobar, di tambah dengan adanya bahan bahan yang sangat mudah terbakar, dan juga terletak di pemukiman warga yang sangat padat penduduknya, membuat Personil BPBD kota Binjai harus bekerja ekstra keras untuk menjinakkan api yang terus berkobar tersebut.

Kepala BPBD Kota Binjai, Ahmad Yani S.Stp, saat di konfirmasi Medanbagus.com di lokasi kebakaran mengatakan, Pihaknya telah mengerahkan seluruh Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk memadamkan kobaran api tersebut.

"Api menghanguskan gudang sekaligus pembuatan meubel milik salah seorang warga, Bersyukur api bisa kuasai sehingga setelah sekitar satu jam membakar seluruh isi gudang. Sebanyak 8 unit truk Damkar kami kerahkan untuk memadamkan api," tegas Ahmad Yani.

Bersyukur, rumah sang pemilik yang langsung bergandengan dengan gudang Meubel, masih bisa terselamatkan.

Darman, Salah seorang warga sekitar yang ikut menyaksikan kebakaran itu terjadi mengatakan, dirinya merasa terkejut karena tiba tiba melihat kobaran api yang cukup besar di gudang meubel yang tidak jauh dari rumahnya, saat dirinya sedang istirahat malam.

"Saya langsung bangun bang, dan ikut memadamkan api yang ada sebelum petugas BPBD datang. Kalau asal api sayapun belum tahu pasti, tapi kata kawan kawan biasanya kalau sore setelah selesai kerja, para pekerja meubel mengumpulkan sampah pembuatan meubel, dan mereka bakar, mungkin itu penyebabnya bang," katanya sembari menunjuk lokasi para pekerja tempat pembakaran sampah sisa pembuatan meubel.

"Hingga pagi hari belum di ketahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, Sedangkan kerugian di taksir puluhan juta rupiah.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel