post image
Indah Vusvita Sari dan Tim/Ist
KOMENTAR

Upaya mendorong pemanfaatan teknologi pada sektor pertanian terus dilakukan oleh dosen Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Medan (Polmed). Pada 14 September 2026, tim dosen Polmed memperkenalkan teknologi Smart Watering System berbasis sensor kepada Kelompok Tani Dusun VII, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pemberdayaan Kelompok Tani Dusun VII melalui Hilirisasi Teknologi Smart Watering System Berbasis Sensor pada Lahan Hortikultura Desa Tanjung Anom Kecamatan Pancur Batu Sumatera Utara.”

Sebanyak kurang lebih 15 peserta yang terdiri dari anggota kelompok tani dan warga setempat mengikuti kegiatan tersebut. Ketua Kelompok Tani Dusun VII, Normadi, turut mendampingi kegiatan pengenalan teknologi yang ditujukan untuk membantu petani dalam mengatasi kendala penyiraman tanaman.

Dalam kegiatan tersebut, tim pelaksana memberikan penjelasan sekaligus demonstrasi mengenai cara kerja Smart Watering System. Sistem ini memanfaatkan sensor untuk mendeteksi kondisi kelembaban tanah dan selanjutnya mengendalikan proses penyiraman secara otomatis sesuai kondisi yang telah ditentukan.

Ketua tim pelaksana, Indah Vusvita Sari, M.T., menjelaskan bahwa penerapan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu petani mengelola penyiraman tanaman secara lebih efektif, khususnya pada kondisi ketika ketersediaan sumber air menjadi salah satu kendala dalam kegiatan budidaya.

“Melalui teknologi ini, kami ingin memperkenalkan kepada kelompok tani bahwa proses penyiraman tanaman dapat dibantu dengan sistem otomatis berbasis sensor, sehingga penyiraman dapat dilakukan berdasarkan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman,” ujar Indah.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta secara langsung menanyakan mengenai luas lahan yang dapat dijangkau oleh sistem penyiraman tersebut. Pertanyaan tersebut menjadi bagian dari diskusi antara tim pelaksana dan kelompok tani mengenai kemungkinan penerapan teknologi pada lahan hortikultura yang mereka kelola.

Tim pelaksana kemudian menjelaskan bahwa cakupan penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lahan, termasuk konfigurasi pompa, jaringan pipa, serta sistem distribusi air yang digunakan. Hal ini menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penerapan teknologi agar sistem dapat bekerja secara optimal sesuai karakteristik lahan petani.

Tim pelaksana pengabdian terdiri atas Indah Vusvita Sari, M.T. sebagai ketua, dengan anggota Lukcy T. Simanjuntak, M.T.; Nurhafni Carol, M.T.; Nur Adilah, M.T.; dan Panangian Mahadi Sihombing, M.T. Seluruh tim merupakan dosen dari Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Medan.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Medan berupaya mendorong hilirisasi teknologi hasil pengembangan perguruan tinggi agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pendampingan kepada kelompok tani diharapkan dapat terus dilakukan sehingga Smart Watering System tidak hanya menjadi teknologi yang diperkenalkan, tetapi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam mendukung kegiatan pertanian di Desa Tanjung Anom.

USU Gelar Pengabdian "Hidroponik Green Recovery" bagi Eks-Penyalahguna Narkoba di Belawan Sicanang

Sebelumnya

Laporan Keuangan Diterima Dalam RUPS, Pelaporan Hingga Penahanan Mantan Direktur PT GKS Dinilai Rancu

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Peristiwa