post image
GM PLN Wilayah Sumatera Utara, Krisna R Simbaputra
KOMENTAR
Tanpa ada sosialisasi di internal, diam-diam para pejabat di lingkungan PLN Wilayah Sumatera Utara dan asosiasi kelistrikan atau mitra kerja PLN menandatangani deklarasi mewujudkan PLN bersih tanpa korupsi.

Deklarasi PLN Bersih Tanpa Korupsi, Tanpa Suap dan Tanpa Gratifikasi itu dilakukan di Aula Kantor PLN Wilayah Sumut, Selasa (9/4/2013).

Penandatangan tersebut disaksikan Gubsu diwakili Staf Ahli dan SDA Pemprovsu Arsyad Lubis, Kapoldasu diwakili Wakapolresta Medan dan Kajatisu diwakili Jaja Sukarja.

GM PLN Wilayah Sumatera Utara, Krisna R Simbaputra menyatakan PLN Sumut berkomitmen untuk menjadi lebih profesional bebas dari pungutan liar dan transparan.

PLN dan mitra kerja berkomitmen untuk "bersih" dan tidak melakukan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Dengan demikian pelayanan PLN ke depannya akan menjadi lebih baik kepada pelanggan maupun mitra kerja.

"Kami melayani tanpa suap, tanpa pemberian apapun. Kami memberikan akses 24 jam untuk Badan Pemeriksaan Pemeriksaaan Keuangan (BPK) untuk diawasi melalui e-audit maupun KPK untuk diawasi dalam hal pelaksanaan e-proc PLN," ucap Krisna.

Gubsu Gatot Pujo Nugroho yang diwakili Arsyad Lubis mengakui ketersediaan listrik di daerah ini belum tergolong aman. Sebab jika terjadi gangguan di salah satu mesin akan terjadi pemadaman.

Kelistrikan di Sumut belum memiliki standar mutu. Karena pasokan listrik masih minim dibanding dengan kebutuhan masyarakat terhadap energi tersebut terus meningkat.

"Justru itu saya mengajak para investor untuk berinvestasi di bidang kelistrikan di daerah ini", pinta gubernur pada acara yang dihadiri Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Wilayah Sumut, Raidir Sigalingging. [ded]

Kemenkeu Bentuk Dana Siaga Untuk Jaga Ketahanan Pangan

Sebelumnya

PTI Sumut Apresiasi Langkah Bulog Beli Gabah Petani

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Ekonomi