Akibat peristiwa tersebut, pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran histeris. Si jago merah, melalap empat rumah semi permanen. Untuk memadamkan api puluhan warga bergotong royong menyiramkan air dan juga melemparkan tanah.
Sementara itu, sekitar 7 mobil pemadam kebakaran tiba sekira pukul 16.00 WIB setelah api melalap seluruh bangunan.
Bahkan salah satu anak pemilik rumah yang shok melihat rumahnya dilalap api, histeris dan berusaha menyerang petugas pemadam kebakaran untuk segera memadamkan api yang membakar rumahnya.
Kepala Lingkungan di kawasan tersebut Aswin Kusnadi, menerangkan jika api diketahui sekira pukul 15.00 Wib, "Saat itu api telah marak membakar rumah. Dimana masing-masing rumah ada yang digunakan sebagai tempat tinggal, usaha, dan dua rumah sewa,"ujar Aswin.
Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, petugas Polsek Medan Timur masih melalukan penyelidikan. "Hingga saat ini kita masih melakukan penyelidikan," ujar Kapolsek Medan Timur, Kompol Juliani. [ded]
KOMENTAR ANDA