Bocah yang tewas tersebut adalah Aditya Bangun (4), anak pasangan
Andi Bangun (35), dan Nistapawe Boru Ginting (26).
Informasi yang dihimpun, kebakaran yang terjadi malam ini sekitar pukul 21.00 WIB, diduga dari api lilin yang jatuh ke lantai dan mengenai seprai saat terjadinya pemadaman listrik.
"Waktu kebakaran, listrik sedang padam," ujar seorang warga bermarga Purba.
Dijelaskannya, sebelum terjadinya kebakaran tersebut, dirinya melihat bocah tersebut tengah tertidur di dalam kamar usai jalan-jalan dengan orangtuanya.
Usai meletakkan anaknya di tempat tidur, orang tua korban lalu pergi untuk membeli makanan. Tak lama, si jago merah membakar rumah kontrakan tersebut.
"Jasad korban terpanggang. Sepuluh menit setelah terbakar, orang tuanya balik kerumah dan melihat kebakaran itu. Kami juga sempat menyelamatkan korban tapi nyawa tak berhasil diselamatkan," ujarnya.
Sedikitnya, enam unit pemadam kebakaran milik Pemko Medan diturunkan untuk memadamkan api. Berselang satu jam api baru dapat dijinakkan. [ded]
KOMENTAR ANDA