post image
KOMENTAR
Dari 6.000 hektar lahan yang terbakar di Provinsi Riau, kawasan konservasi alam dunia Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Bukit Batu di Kabupaten Bengkalis dan Taman Nasional Tesso Nello juga turut terbakar.

Menurut Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, kebakaran di Cagar Biosfer sangat parah.

"1.500 personil dari TNI, Polri, BKSDA, Manggala Agni, BPBD, SKPD dan Masyarakat Peduli Api dikerahkan untuk pemadaman di Cagar Biosfer, Taman Nasional Tesso Nello dan lokasi kebakaran lain," ujarnya dalam keterangan yang diterima MedanBagus.Com, Sabtu (1/3/2014).

Menurutnya, akibat kebakaran lahan di Riau, asap tebal yang menyebar ke Kota Pekanbaru, Bengkalis, Siak, dan Meranti.

"Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Bengkalis 375 dan di Duri Field 500. Artinya sudah pada tingkat berbahaya," imbuh Sutopo.

Saat ini sudah penyidikan 31 kasus dan tersangka 26 orang dalam penegakan hukum oleh Polri dan PPNS Kemenhut, KLH dan Kementan.

Kepolisian Daerah (Polda) Riau sudah berhasil menangkap dua tersangka pembakar lahan di kawasan Cagar Biosfer. Keduanya berhasil melarikan diri ke Sumatera Utara sebelum ditangkap.

"Dua tersangka kabur ke Sumatera Utara, kami sudah memasukkan mereka dalam daftar pencarian orang," kata Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono di Posko Tanggap Darurat Asap Riau di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. [ded]

Foto: Antara/Lanud Roesmin Nurjadin/vg

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel