post image
KOMENTAR
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ratusan sopir taksi Kuala Namu Internasional Airport (KNIA) di Kantor Gubernur Sumatera Utara dilakukan dengan cara memblokir jalan. Taksi yang mereka bawa diparkirkan berlapis di Jalan Diponegoro yang terletak di depan Kantor Gubernur tersebut, sehingga jalan tersebut tidak bisa dilalui.

Untuk menghindari kemacetan, personil kepolisian langsung mengalihkan arus lalu lintas ke beberapa ruas jalan diseputar lokasi, seperti Jalan Kartini, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Cut Meutia.

"Kami akan parkirkan taksi ini disini jika tuntutan kami belum dipenuhi," teriak Koordinator, Ahmad Budi Sutanto, Senin (23/6/2014).

Para sopir ini mengaku resah karena pendapatan mereka terus menurun seiring bebasnya taksi gelap mengangkut penumpang dari bandara Kuala Namu. Apalagi kondisi ini sudah berlangsung lebih dari 1 tahun.

"Kami meminta agar taksi gelap dihapuskan dari bandara Kuala Namu, karena sangat meresahkan," ungkapnya.

Aksi ini diterima oleh Kepala Bidang Darat, Dinas Perhubungan Sumut, Darwin Purba. Darwin berjanji akan memediasi pertemuan antara sopir taksi dengan pengelola bandara.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel