post image
KOMENTAR
Walikota Medan Dzulmi Eldin kembali menginstruksikan Dinas Bina Marga Kota Medan mengeruk Sungai Bederah di Jalan Asrama, tak jauh dari Perumahan Bumi Asri, Senin (6/10/2014). Pengerukan ini dilakukan karena rumah warga sekitar kembali digenangi air pada saat hujan deras turun meski sebelumnya telah dilakukan pengerukan.

Menurut Eldin, Pemko Medan melalui instansi terkait saat ini berupaya untuk meminimalisir genangan air. Selain sungai, parit maupun drainase yang tersumbat sehingga menyebabkan terjadinya banjir langsung dikorek. Untuk itulah orang nomor satu di Kota Medan ini minta dukungan penuh masyarakat.

"Tanpa dukungan masyarakat, upaya yang kita lakukan ini tidak akan berhasil," ungkapnya.

Eldin selanjutnya menginstruksikan Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke dalam parit maupun sungai. Di samping itu rutin melaksanakan gotong royong untuk membersihkan parit maupun drainase dengan melibatkan masyarakat.

"Jika membutuhkan alat-alat berat untuk mendukung kelancaran gotong royong, saya minta Camat berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga. Jadi rutinlah laksanakan gotong royong, minimal seminggu sekali. Apalagi saat ini curah hujan cukup tinggi," pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Bina Marga Khairul Syahnan mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa kali pengerukan Sungai Berdera. Berhubung belum sepenuhnya sungai terkorek, menyebabkan genangan air masih terjadi. Kondisi itu terjadi karena pihaknya harus menyelesaikan pengaduan warga lainnya yang juga mengeluhkan wilayah tempat tinggalnya digenangi air akibat parit maupun gorong-gorong tersumbat.[rgu]

Sandy Irawan: Miliki Lokasi Strategis, Pemko Binjai Mestinya Prioritaskan Kawasan Ekonomi

Sebelumnya

Pemprov Sumut Segera Bagikan Rp. 260 Miliar Bantu Warga Terdampak Covid 19

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Pemerintahan