post image
KOMENTAR
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Helfie Assegaf menyampaikan angka kecelakaan yang terjadi saat lebaran 2015 ini meningkat dibandingkan tahun sebelunya. Data yang disampaikan kepada redaksi, hingga hari 11 pelaksanaan operasi Ketupat Toba 2015, jumlah kecelakaan meningkat sekitar 12,73 persen. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah kecelakaan dari tahun sebelumnya (tahun 2014) yang berjumlah 110 kecelakaan menjadi 124 kecelakaan ditahun 2015.

"Dalam insiden ini jumlah korban meninggal dunia juga meningkat. Saat ini 44 orang meninggal dunia, sementara tahun sebelumnya hanya 42 korban meninggal dunia," katanya, Selasa (21/7/2015).

Jumlah kecelakaan ini sendiri kemungkinan masih terus bertambah mengingat operasi Ketupat Toba masih berlangsung hingga H+7 Lebaran atau Jumat (24/7/2015) mendatang. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk tetap berhati-hati saat mudik maupun balik.

"Kami tetap menghimbau agar mematuhi seluruh rambu lalu lintas dan menjaga kondisi tubuh terutama bagi pengendara, bila lelah agar beristirahat," ujarnya.

Data yang disampaikan hingga hari 11 Ops Ketupa Toba 2015 jumlah tilang yang dikeluarkan petugas tercatata 1521 menurun dibanding tahun sebelumnya 1932, sementara teguran sebanyak 2.518 meningkat dari tahun sebelumnya 1.702, Jumlah pelanggaran sebanyak 4.039 meningkat dari sebelumnya 3.634.

Data kecelakaan yakni 124 meningkat dari sebelumnya 110 kejadian, korban meninggal dunia 44 jiwa sementara tahun sebelumnya hanya 42, begitu juga korban luka berat tercatat 75 orang meningkat dari sebelumnya 59 dan luka ringan tercatat sudah 159 orang meningkat dari tahu sebelumnya yang hanya berjumlah 104 orang.

"Total kerugian material mencapai Rp 261 juta," demikian Helfie.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel