post image
KOMENTAR
Insiden tabrakan yang melibatkan dua kendaraan dinas milik Direktorat Sabhara Polda Sumut terjadi akibat pengemudi ugal-ugalan. Hal ini disampaikan salah seorang saksi mata, Sitepu (50) yang merupakan pemilik toko dilokasi.

Menurutnya, sebelum tabrakan, iring-iringan truk yang mengangkut puluhan personil Sabhara tersebut telihat ugal-ugalan.

"Pas truk yang didepannya mengerem, yang dibelakang langsung menabrak," katanya, Jumat (28/10).

Sitepu menjelaskan insiden tabrakan sesama kendaraan dinas tersebut terjadi sekitar pukul 08.10 WIB. Saat itu, kondisi arus lalu lintas di Jalan Jamin Ginting tepatnya di kawasan Pasar Sore tersebut sedang padat. Namun tiba-tiba iring-iringan kendaraan dinas yang mengangkut puluhan personil Sabhara tersebut muncul dan melaju dengan kencang diantara kendaraan yang melintas. Suara khas knalpot mereka membuat pengguna jalan lain mencoba menyingkir untuk memberikan jalan. Namun padatnya kendaraan membuat beberapa diantaranya kesulitan untuk menyingkir.

"Pas itulah mobil truk yang didepan menjadi pelan, tapi kawannya yang dibelakang udah terlanjur kencang langsung diseruduk dari belakang," ujarnya.

Untuk menghindari kemacetan yang lebih parah, kendaraan dinas jenis truk box tersebut akhirnya didorong ke tepi jalan. Meski demikian kemacetan tetap tidak terhindarkan dilokasi tersebut. Sekitar pukul 09.00 WIB, 1 unit mobil derek milik Sabhara Polda Sumut diturunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap mobil box yang mengalami kerusakan parah pada bagian depannya tersebut.

"Nggak ada yang jadi korban bang, kalau ada tadi warga yang jadi korban bisa habis orang ini jadi sasaran emosi. Jalanan padat kok kencang-kencang kali," demikian Sitepu.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel