post image
KOMENTAR
Bentrokan antar dua kubu mahasiswa di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara (SU) ternyata terjadi di Fakultas Syaraiah dan Hukum, Senin (21/11).

Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN SU, Bay Hakim menjelaskan bahwa keributan bermula saat sekelompok mahasiswa menyerang Fakultas Syariah dan Hukum beserta mahasiswanya.

"Permasalahan yang sebenarnya tidak ada keterkaitan dengan Fakultas Syariah dan Hukum, namun menjadi tempat penyerangan dari amukan sekelompok mahasiswa. Mereka mengobrak abrik fakultas syariah dan hukum dengan membawa beberapa senjata tajam seperti cangkul, parang, pisau juga bambu panjang," katanya kepada MedanBagus.com, Selasa (22/11).

Penyerangan tersebut mengakibatkan beberapa mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN SU terluka.
 
"Penyerangan itu membuat mahasiswa yang berada di sekeliling Fakultas Syariah dan Hukum sontak merasa ketakutan dan menjerit dan penyerangan itu pula sampai ke gedung dekanat. Beberapa mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum terluka akibat senjata tajam dan pemukulan. Ada satu alumni Fakultas Syariah dan Hukum yang saat itu ingin melerai malah kena dua tusukan pisau," ungkap Bay Hakim

Tidak terima dengan penyerangan tersebut, sontak mahasiswa Fakultas Syaraiah dan Hukum secara spontan melakukan serangan balik.

"Tidak terima dengan penyerangan, beberapa mahasiswa fakultas syariah menyerang kembali karena adanya sikap yang tidak etis menjadikan fakultas sebagai tempat penyerangan dari amukan sekelompok mahasiswa tersebut padahal pada hakikatnya fakultas adalah tempat pelaksanaan proses belajar mengajar," demikian Bay Hakim.[sfj]  

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel