post image
KOMENTAR
Seorang siswa SMP Negeri 9 Kota Binjai, Dio Fahrezi (13), meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus sungai, saat dirinya sedang melakukan latihan pramuka di pantai Alam Jaya Sungai Bingai, Desa Durian Lingga, Kecamatan Sei Bingai, Langkat, Minggu (18/12) malam.

Tubuh murid kelas 2 yang tinggal di Jalan Gunung Bendahara, Lingkungan 1, Kelurahan Pujidadi, Binjai Selatan, tiba tiba terbawa arus sungai, saat sedang mandi mandi bersama teman temannya.

Melihat kejadian tersebut, rekan rekan korban dibantu masyarakat dan komunitas arung jeram berusaha menyelamatkan korban yang sudah tidak sadarkan diri.

Usai mengangkat korban dari sungai, korban langsung dibawa ke puskesmas pembantu Desa Durian Lingga, guna untuk mendapat pertolongan.

Namun sayang, nyawa Dio Fahrezi tidak dapat diselamatkan. Kemudian jenazahnya dibawa ke RS Djoelham Binjai untuk divisum.

Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu, melalui Kasubbag Humas Polres Binjai AKP L Tarigan saat di konfirmasi medanbagus.com, Senin (19/12) menjelaskan, awalnya korban bersama teman temannya sedang melakukan kegiatan pramuka dari sekolah.

"Korban didampingi oleh pembimbing dan guru pendampingnya juga melakukan kegiatan selama 2 hari. Mulai dari Sabtu hingga Minggu," jelas AKP L Tarigan.

Selanjutnya Jenazah korban dijemput oleh pamannya Sumaryono (58) warga Jalan Gunung Bendahara, Binjai Selatan dari rumah sakit milik Pemko Binja tersebut.

"Pihak keluarga tidak mau korban diautopsi dan membuat surat pernyataan. Korban langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan. Sementara ini polisi masih memeriksa saksi untuk kasus tersebut," kata Kasubbag Humas.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel