
Kapolsek Sunggal, Kompol Harry Azhar mengatakan patroli yang mereka lakukan merupakan tindak lanjut dari kegiatan pemberantasan premanisme dan perjudian yang sebelumnya menjadi atensi Kapolres Medan dan Dandim 0201/BS. Namun disayangkan, saat berada dilokasi mereka diserang oleh warga yang tidak dikenal yang diduga preman yang membekingi tempat perjudian tersebut.
"Sebetulnya kami menindaklanjuti tindakan pemberantasan narkoba, judi dan premanisme oleh Kapolresta Medan dan Dandim 0201/BS. Disepakati kita melaksanakan patroli di wilayah yang diduga ada permainan judi. Ternyata kami dicegat oleh beberapa massa yang tidak dikenal," katanya, Jumat (22/4).
Akibat penyerangan tersebut, pihak Polsek Medan Sunggal langsung meminta bantuan dari Sabhara Polresta Medan dan Reskrim Polresta Medan yang langsung turun ke lokasi. Mereka kemudian melakukan penyisiran dilokasi dan mengamankan sejumlah warga yang diduga terlibat perjudian dilokasi tersebut. Selain menangkap warga, petugas juga mengamankan 4 unit mobil milik warga yang terlibat perjudian. Seluruhnya dibawa ke Polresta Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelum meninggalkan lokasi, petugas juga membakar lapak-lapak yang menjadi tempat perjudian dilokasi tersebut.[rgu]
KOMENTAR ANDA