post image
KOMENTAR
PDAM Tirtanadi Medan saat ini sudah memiliki loket pembayaran keliling. Hal ini mulai resmi diluncurkan ada Minggu (2/10) kemarin oleh Gubernur Sumatera Utara, T Erry Nuradi bersama pejabat PDAM Tirtanadi seperti Dirut Sutedi Raharjo, Direktur Air Minum Delviyandri, Direktur Air Limbah Heri Batangari Nasution, Direktur Administrasi dan Keuangan Arif Haryadian, mantan Dirut PDAM, di halaman kantor itu Jalan SM Raja nomor 1 Medan.

Dalam amanahnya T Erry Nuradi menegaskan PDAM Tirtanadi Sumatera Utara harus dapat mencapai target cakupan pelayanan air minum di Medan sebesar 85 persen sebelum tahun 2019.

"Saya ingin dengar direksi PDAM Tirtanadi tidak pulang cepat, bila perlu pulang malam untuk berdiskusi guna peningkatan PDAM ini. Apalagi ada sense of belonging rasa memilki terhadap perusahaan ini," katanya.

Gubsu mengatakan sampai hari ini Tirtanadi masih melayani cakupan air di Medan  sebanyak 74 persen atau 225.000 sambungan saja. Untuk itu Tirtanadi bisa meningkatkan pelayanan sehingga akhir tahun 2018 sudah dapat cakupan air  85 persen.

"Kini Tirtanadi juga belum bisa beri PAD karena hasil yang ada untuk tambah modal lagi seperti bangun Instalasi Pengolahan Air," kata Erry.

Gubsu menyebut beberapa hari lalu ke Sibolangit melihat IPA yang berumur ratusan tahun tapi masih terawat dengan baik. Masih banyak lagi, tentu asal dapat dirawat dengan baik.

"Saya masuk ke terowongan air di IPA sibolangit yang dalam 30 tahun ini belum pernah ada Gubsu yang masuk kesana," katanya.

Gubsu minta Tirtanadi dapat terus merawat instalasi peninggalan lama. "Jangan kita sudah tak dapat membangun, tak bisa merawatnya pula," papar Gubsu.

Dirut Sutedi Raharjo mengatakan HUT PDAM Tirtanadi sebenarnya jatuh 8 September 2016.Tugas utama memberikan pelayanan air minum. Kini ada 3 IPA yang dalam proses antara lain; satu di Sunggal sudah selesai, Martubung lagi proses.

Tirtanadi juga masuk dalam 1 dari 11 proyek strategis di Sumut. Mohon dukungan bisa teralisasi 2019 terwujud cakupan pelayanan air minum 85 persen.

Ia menyebut pada Jumat (30/9), sudah menandatangani  hibah dari pemerintah pusat ke Pemrovsu Rp185 miliar. Ini hibah yang dalam 3 bulan selesai sehingga tahun 2017 utang PDAM Tirtanadi  jadi penyertaan modal Pemprovsu.

Pada acara itu juga Gubsu meresmikan peluncuran "Loket Pelayanan Mobil Keliling" yang berfungsi untuk pembayaran rekening, pengaduan pelanggan dan pendaftaran sambungan baru.

Juga Halo Tirtanadi 1500-922 dan www.pdamtirtanadi.co.id.  Tujuannya untuk tercipta "Pelayanan air terpercaya ekonomis dan aman " yang disingkat PATEN.

Gubsu didampingi isterinya Ny Hj Evi Diana Erry langsung mencoba dengan membayar rekening air rumahnya di loket pelayanan mobil keliling tersebut. Diketahui atas nama Erry Nuradi beralamat Jalan Villa Gading Mas membayar tagihan senilai Rp409.962. Sementara Sekda Hasban Ritonga beralamat di Citra Wisata Blok 7 no 12 membayar rekening air Rp150.930.[rgu]

LPM dan FKM USU Gelar Edukasi Kesahatan dan Pemberian Paket Covid 19

Sebelumnya

Akhyar: Pagi Tadi Satu Orang Meninggal Lagi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel